{"id":38101,"date":"2026-10-24T15:18:45","date_gmt":"2026-10-24T15:18:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.worldclock.com\/bendera-korea-utara-sejarah-tonggak-perkembangan-dan\/"},"modified":"2026-10-24T15:18:45","modified_gmt":"2026-10-24T15:18:45","slug":"bendera-korea-utara-sejarah-tonggak-perkembangan-dan","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/bendera-korea-utara-sejarah-tonggak-perkembangan-dan\/","title":{"rendered":"Bendera Korea Utara &#8211; Sejarah, Tonggak Perkembangan, dan Makna Simbolisnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bendera Korea Utara, yang umumnya dikenal sebagai <strong>Ramhongsaek Konghwagukgi<\/strong>, terdiri dari panel merah di bagian tengah yang diapit oleh garis biru lebar dan garis putih sempit di bagian atas dan bawah. Karena kaitannya dengan rezim diktator Korea Utara yang menindas, bendera ini dilarang secara tegas berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional Korea Selatan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bendera Korea Utara, artikel ini pasti akan memberikan semua informasi penting yang Anda butuhkan.\u00a0<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"320\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-1.png\" alt=\"North Korea Flag\" class=\"wp-image-22273\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-1.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-1-300x150.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bendera Korea Utara<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakteristik Korea Utara<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karakteristik Korea Utara juga tercermin dalam desain bendera Korea Utara. Karena <strong>mentalitasnya yang tertutup<\/strong>, Korea Utara dianggap sebagai negara yang terisolasi. Akses ke negara ini terbatas hanya untuk wisatawan. Tanpa pemandu lokal, wisatawan tidak diperbolehkan masuk. Pyongyang, ibu kota negara ini, terletak di tepi <strong>Sungai Taedong<\/strong>. Bahasa Korea adalah bahasa resmi negara ini. <strong>Won Korea Utara<\/strong> adalah mata uang yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Musim dingin yang panjang dan keras merupakan hal yang biasa di Korea Utara. Angin dingin dari Siberia menyebabkan suhu turun drastis hingga di bawah -10 derajat. Musim panas cenderung basah akibat pengaruh musim hujan. Beras merupakan bahan utama dalam <strong><a href=\"https:\/\/www.snackhistory.com\/korean-snacks\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masakan Korea<\/a><\/strong>. Biasanya, disajikan makan siang yang ringan. Makanan yang paling sering dikonsumsi adalah <strong>prugoki<\/strong>. Selain itu, makanan laut memegang peranan penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini, <strong>Waktu Pyongyang<\/strong> digunakan di Korea Utara. Artinya, <a href=\"https:\/\/www.worldclock.com\/asia\/north-korea\/\">waktu di Korea Utara<\/a> 8 jam 30 menit lebih awal daripada <a href=\"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/waktu-utc-waktu-universal-terkoordinasi\/\">Waktu Universal Terkoordinasi<\/a> (UTC).\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan 99,8% penduduknya adalah warga Korea, Korea Utara merupakan salah satu <a href=\"https:\/\/www.pewresearch.org\/fact-tank\/2013\/07\/18\/the-most-and-least-culturally-diverse-countries-in-the-world\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">negara<\/a> dengan <a href=\"https:\/\/www.pewresearch.org\/fact-tank\/2013\/07\/18\/the-most-and-least-culturally-diverse-countries-in-the-world\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">komposisi etnis<\/a> paling <a href=\"https:\/\/www.pewresearch.org\/fact-tank\/2013\/07\/18\/the-most-and-least-culturally-diverse-countries-in-the-world\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">homogen<\/a> di dunia. Sejak berakhirnya <strong>Perang Dunia II<\/strong>, hanya sedikit orang asing yang diizinkan masuk ke negara ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daerah perkotaan menjadi tempat tinggal bagi lebih dari dua pertiga populasi negara tersebut. Berbagai tradisi keagamaan telah memengaruhi <a href=\"https:\/\/www.libertyinnorthkorea.org\/learn-nk-challenges\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">masyarakat Korea Utara<\/a>. <strong>Prinsip-prinsip Konfusianisme<\/strong>, yang berasal dari karya guru dan <strong>filsuf<\/strong> Tiongkok, <strong>Konfusius<\/strong>, secara tradisional telah memengaruhi budaya Korea.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seiring waktu, pengaruh dari <strong>agama Buddha, perdukunan, <\/strong>dan<strong> agama Kristen <\/strong>menyebar ke Korea Utara. Saat ini, agama tidak memiliki tempat dalam kehidupan publik Korea Utara. Tidak ada statistik pemerintah yang tersedia mengenai agama. Perilaku masyarakat sangat dipengaruhi oleh pemerintah. Sebagian besar masyarakat Korea Utara <a href=\"https:\/\/www.libertyinnorthkorea.org\/learn-nk-challenges\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">terisolasi dari dunia luar<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konten yang boleh dibaca individu di surat kabar, ditonton di TV, dan diakses secara daring juga diatur oleh pemerintah. Warga bahkan diwajibkan untuk memiliki potongan rambut yang telah disetujui oleh pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Korea Utara memiliki <a href=\"https:\/\/www.thebalancemoney.com\/command-economy-characteristics-pros-cons-and-examples-3305585\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ekonomi terpusat<\/a>, yang berarti pemerintah mengendalikan semua keputusan ekonomi, termasuk yang berkaitan dengan tenaga kerja dan penetapan harga. Sebagian besar negara lain memiliki <strong>ekonomi pasar<\/strong>, yang berarti bahwa untuk mengambil keputusan-keputusan tersebut, pemerintah bekerja sama dengan berbagai kelompok dan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mitra dagang<\/strong> terbesar negara ini sejauh ini adalah Tiongkok. Sejak akhir Perang Dunia II, Korea Utara telah bertransformasi dari negara agraris menjadi negara industri, dengan pertambangan dan produksi senjata sebagai dua industri utamanya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"694\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-Map.png\" alt=\"North Korea Flag Map\" class=\"wp-image-22269\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-Map.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-Map-277x300.png 277w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Peta Bendera Korea Utara<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Bendera Korea Utara<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bendera Korea Utara Pertama\u00a0<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Raja Korea <strong>Gojong <\/strong>menunjuk <strong>Bakhjun-hyo<\/strong> sebagai duta besar di Jepang pada September 1882. Selain itu, Bakhjun-hyo merancang bendera Korea Utara yang asli. Pada 25 September tahun yang sama, bendera tersebut dikibarkan. Namun, pengesahannya baru resmi pada 6 Maret 1883.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Raja Gojong<\/strong> dari <strong>Dinasti Joseon<\/strong> dinobatkan sebagai kaisar pada tahun 1897, yang menandai dimulainya <strong>Kekaisaran Korea<\/strong>. Korea mengalami sejumlah invasi Jepang hingga tahun 1910. Korea tidak dapat mengibarkan benderanya hingga tahun 1948, meskipun Jepang telah dikalahkan pada akhir Perang Dunia II pada tahun 1945. Semenanjung Korea terpecah menjadi Korea Utara dan Korea Selatan setelah berakhirnya perang.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"320\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Korean-Empire-1892-1910.png\" alt=\"Flag of the Korean Empire 1892-1910\" class=\"wp-image-22277\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Korean-Empire-1892-1910.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Korean-Empire-1892-1910-300x150.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bendera Kekaisaran Korea 1892\u20131910<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bendera Korea Utara di Bawah Uni Soviet<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan <strong>resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa<\/strong>, Amerika Serikat diberi wewenang untuk mengendalikan Korea Selatan, sementara <strong>Uni Soviet <\/strong>diberi wewenang untuk mengendalikan Korea Utara. Akibat dimulainya Perang Dingin, kedua pihak tidak mampu menjalankan prosedur perwalian bersama ini di kedua wilayah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, Korea terpecah menjadi dua negara yang terpisah. Dalam proses tersebut, <a href=\"https:\/\/www.history.com\/topics\/european-history\/history-of-the-soviet-union\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Uni Soviet <\/a>mengumumkan kendalinya atas Korea Utara dengan mengibarkan <strong>bendera Palu dan Arit berwarna merah tua<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"663\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-Map-of-North-Korea-Soviet-Civil-Authority-1946-1948.png\" alt=\"Flag Map of North Korea (Soviet Civil Authority) 1946-1948\" class=\"wp-image-22281\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-Map-of-North-Korea-Soviet-Civil-Authority-1946-1948.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-Map-of-North-Korea-Soviet-Civil-Authority-1946-1948-290x300.png 290w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Peta Bendera Korea Utara (Otoritas Sipil Uni Soviet) 1946\u20131948<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pembagian Korea<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Korea Utara memproklamasikan kemerdekaannya sebagai <strong>negara komunis yang berdaulat<\/strong> pada tahun 1948. Pada tanggal 8 September tahun yang sama, bendera Korea Utara yang baru dikibarkan. Bagian atas dan bawah bendera Korea Utara berwarna biru, sedangkan bagian tengahnya berupa garis merah lebar. Sebuah garis putih tipis ditempatkan di bagian atas dan bawah, di antara garis merah dan biru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, area merah memiliki latar belakang putih dengan bintang merah di tengahnya. Bintang merah pada bendera melambangkan <strong>filosofi komunis<\/strong>, sedangkan garis merah pada bendera melambangkan semangat revolusi. Pada bendera tersebut, garis-garis biru melambangkan otoritas, harmoni, dan persahabatan, sedangkan garis-garis putih melambangkan kemurnian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semenanjung Korea mengalami perang pada tahun 1950 sebagai akibat dari serangan Korea Utara terhadap Korea Selatan. Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa<strong> <\/strong>sama-sama mengambil tindakan untuk membela Korea Selatan. Setelah itu, sekutu Korea Utara, Tiongkok, terus mendukung Korea Utara. Konflik antara kedua belah pihak ini berlanjut hingga tahun 1953, saat perjanjian gencatan senjata akhirnya dicapai. Namun, Korea tidak pernah benar-benar merasakan perdamaian.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"320\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-North-Korea-1948\u20131992.png\" alt=\"Flag of North Korea 1948\u20131992\" class=\"wp-image-22285\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-North-Korea-1948\u20131992.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-North-Korea-1948\u20131992-300x150.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bendera Korea Utara 1948\u20131992<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pengakuan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama <a href=\"https:\/\/www.youngpioneertours.com\/north-korea-holidays\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">perayaan nasional di Korea Utara<\/a>, sebuah bendera dikibarkan di samping bendera nasional. Motif palu dan arit serta kuas tulis pada bendera ini, yang dirancang oleh pemimpin Korea Utara <strong>Kim Il-Sung<\/strong>, melambangkan kaum pekerja, petani, dan intelektual. Korea Utara diterima sebagai anggota PBB pada tahun 1991.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibatnya, bendera Korea Utara mulai mengalami perubahan dalam organisasi-organisasi global. Negara tersebut secara sepihak mengumumkan pengunduran dirinya dari perjanjian gencatan senjata tahun 1953 pada tanggal 26 Mei 2009. Penerus <strong>Kim Il-Sung<\/strong>, yang memimpin Korea Utara dari tahun 1994 hingga 2011, adalah <strong>Kim Jong-un<\/strong>. Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim Jong-un bersikap sangat menentang dunia internasional. Program nuklir dan kebijakan-kebijakan mereka yang menyimpang menjadi penyebabnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Simbolisme Bendera Korea Utara\u00a0<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun penerapan filosofi Juche yang bercorak Marxisme-Leninisme telah menggantikan otoritas komunis sebagai ideologi panduan negara dan referensi terhadap komunisme telah dihapus secara sistematis dari konstitusi serta dokumen hukum negara tersebut, motif utama bendera Korea Utara adalah <strong>bintang merah<\/strong>, yang merupakan simbol universal <strong>komunisme<\/strong> dan <strong>sosialisme<\/strong>.\u00a0 Konstitusi tersebut tetap dipandang memiliki kecenderungan sosialis. Makna dan simbolisme bendera tersebut tidak pernah berubah, meskipun konstitusi telah mengalami banyak revisi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, bintang merah mencerminkan <strong>tradisi revolusioner<\/strong>, sedangkan panel merah melambangkan nasionalisme dan keteguhan rakyat Korea. Garis-garis putih melambangkan nasionalisme dan <strong>kohesi budaya Korea<\/strong>. Tekad untuk berjuang demi kemerdekaan, perdamaian, persahabatan, dan solidaritas global dilambangkan oleh garis-garis biru.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sebuah tulisan resmi khas Korea Utara yang dimuat di <strong>Rodong Sinmun<\/strong>, Kim Il-sung menjelaskan makna simbolis dari setiap komponen bendera Korea Utara. Menurutnya, warna merah melambangkan rakyat yang berdiri teguh mendukung Republik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warna putih melambangkan kemurnian tanah air <strong>monoetnis<\/strong>, yang memiliki satu garis keturunan, satu bangsa, satu bahasa, dan satu budaya. Sedangkan warna biru melambangkan penampilan gagah berani bangsa kita serta semangat rakyat Korea Utara, yang berjuang demi perdamaian dan kemajuan di seluruh dunia.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Merah<\/strong>, <strong>putih<\/strong>, dan <strong>biru<\/strong> dianggap sebagai warna nasional Korea Utara dan melambangkan, secara <strong>berurutan<\/strong>, <strong>kedaulatan<\/strong>, <strong>perdamaian<\/strong>, dan <strong>persahabatan<\/strong>. Ketiga warna tersebut juga melambangkan <strong>kemurnian<\/strong>, <strong>kekuatan<\/strong>, dan <strong>martabat<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"440\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-2.jpg\" alt=\"North Korea Flag\" class=\"wp-image-22289\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-2.jpg 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-2-300x206.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Band Militer Tentara Rakyat Korea di VDNKh, Moskow<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Variasi Bendera Korea Utara<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bendera Militer<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simbol nasional digunakan sebagai pengganti bintang pada Bendera Tentara Rakyat Korea, yang merupakan bendera nasional Korea Utara dengan <strong>pinggiran<\/strong> <strong>berwarna emas<\/strong>. Simbol Tentara Rakyat Korea terletak di tengah bendera <strong>Angkatan Darat<\/strong>. Lambang Tentara Rakyat Korea berada di tengah bendera putih dengan dua garis biru tipis dan satu garis biru lebar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada latar biru langit dengan garis hitam lebar di bagian paling bawah dan tiga garis biru tua yang lebih tipis di atasnya, lambang Tentara Rakyat ditampilkan di tengah <strong>bendera Angkatan Udara.<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"320\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Korean-Peoples-Army-1992\u20131993.png\" alt=\"Flag of the Korean People's Army 1992\u20131993\" class=\"wp-image-22293\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Korean-Peoples-Army-1992\u20131993.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Korean-Peoples-Army-1992\u20131993-300x150.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bendera Tentara Rakyat Korea 1992\u20131993<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Partai Buruh Korea<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bendera resmi pemerintah Korea Utara adalah bendera Partai <strong>Buruh Korea<\/strong>. Bendera ini memiliki latar belakang merah tua dengan kuas kaligrafi emas, sabit, dan palu. Bendera ini juga dapat dikibarkan secara vertikal.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"320\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Workers-Party-of-Korea.png\" alt=\"Flag of the Workers Party of Korea\" class=\"wp-image-22297\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Workers-Party-of-Korea.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Workers-Party-of-Korea-300x150.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bendera Partai Buruh Korea<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bendera Persatuan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika Korea Utara dan Korea Selatan hadir bersama dalam acara olahraga, biasanya dikibarkan bendera tidak resmi berukuran 2:3 yang dikenal sebagai <strong>Bendera Persatuan <\/strong>Korea Utara dan Korea Selatan. Bendera ini menampilkan peta Korea berwarna biru muda dengan latar belakang putih.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"427\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Unification-flag-of-Korea.png\" alt=\"Unification flag of Korea\" class=\"wp-image-22305\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Unification-flag-of-Korea.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Unification-flag-of-Korea-300x200.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bendera Persatuan Korea<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bendera Sinuiju\u00a0<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ditetapkan pada tahun 2002, bendera Daerah Administratif Khusus Sinuiju terdiri dari latar belakang berwarna turquoise dengan bunga-bunga putih di tengahnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"431\" src=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Sinuiju-Special-Administrative-Region.png\" alt=\"Flag of the Sin\u016diju Special Administrative Region\" class=\"wp-image-22301\" srcset=\"https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Sinuiju-Special-Administrative-Region.png 640w, https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Flag-of-the-Sinuiju-Special-Administrative-Region-300x202.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bendera Wilayah Administratif Khusus Sin\u016diju<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan\u00a0<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di bagian atas artikel ini, kita telah membahas sejarah dan simbolisme bendera Korea Utara. Pada tahun 1948, ketika Republik Demokratik Rakyat Korea (RDRK) dideklarasikan, negara tersebut secara resmi didirikan. Karena terisolasi dari sebagian besar dunia, Korea Utara juga dikenal sebagai &quot;Kerajaan Pertapa&quot;.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Korea Utara memiliki tiang bendera tertinggi ketiga di dunia. Tiang bendera tersebut memiliki tinggi 520 kaki. Pasal 170 Bab VII Konstitusi Korea Utara memuat definisi resmi bendera nasional negara tersebut.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Flag\/ Fan Friday NORTH KOREA (Geography Now!)\" width=\"720\" height=\"405\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/oiL0u00nMzI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bendera Korea Utara, yang umumnya dikenal sebagai Ramhongsaek Konghwagukgi, terdiri dari panel merah di bagian tengah yang diapit oleh garis biru lebar dan garis putih sempit di bagian atas dan bawah. Karena kaitannya dengan rezim diktator Korea Utara yang menindas, bendera ini dilarang secara tegas berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional Korea Selatan.\u00a0 Jika Anda ingin mengetahui&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22264,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_acf_changed":false,"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":"","bs_cache_bypass_cache":0,"bs_cache_related_page":0},"class_list":["post-38101","page","type-page","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":[],"taxonomy_info":[],"featured_image_src_large":["https:\/\/www.worldclock.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/North-Korea-Flag-1024x536.png",1024,536,true],"author_info":{"display_name":"clocker","author_link":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/author\/clocker\/"},"comment_info":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/38101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38101"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/38101\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.worldclock.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}